Cara Optimasi SEO Off Page Terbaik [Terbaru]

Cara Optimasi SEO Off Page

Memanfaatkan SEO Off-Page Untuk Performa Website Maksimal

Dalam membangun popularitas sebuah website, pastinya kamu tahu bahwa selain dibutuhkan konten yang berkualitas, dibutuhkan juga sebuah metode khusus yang bernama SEO. SEO ini terbagi menjadi dua jenis yakni SEO On-Page dan SEO Off-Page. Konten yang berkualitas merupakan bagian dari SEO On-Page. Tentunya ada banyak metode SEO lain yang kamu bisa terapkan selain kedua hal diatas.

Dari sekian banyak metode SEO yang efektif untuk meningkatkan performa Blog atau Website, salah satu yang banyak direkomendasikan adalah menerapkan SEO Off-Page. Bagi kamu yang sudah lama berkiprah di dunia copywriting dan web development, pastinya kamu tahu benar apa SEO Off-Page ini, tapi bagi kamu yang belum memiliki pengetahuan banyak mengenai SEO Off-Page ini, ada baiknya jika kamu meluangkan sedikit waktu untuk memahaminya karena SEO Off-Page sangat berguna untuk website kamu.

Apa itu SEO Off-Page ?

SEO Off-Page adalah sebuah metode SEO yang tidak diterapkan pada website secara langsung. Secara sederhana bisa dibilang kalau SEO Off-Page ini adalah cara optimasi sebuah web menggunakan cara lain yang tidak berkaitan dengan artikel, kualitas artikel atau kata kunci. Salah satu bentuk SEO Off-Page ini adalah mencari link yang mengarah ke website kita (backlink) dan membangun popularitas dari web yang kita buat.

Hal ini dikarenakan On-Page SEO saja tidak cukup untuk membuat website menjadi yang terbaik dalam pencarian di Search Engine.Apalagi buat kamu yang baru saja membuat web atau blog baru. Pastinya pengunjung web kamu masih sedikit dan terbilang belum ada yang setia.

Seberapa Besar Pengaruh Backlink terhadap Website?

Sebelum membahas hal ini, pastikan kamu tahu bahwa link dan search engine seperti google memiliki hubungan yang sangat erat. Apakah kamu tahu bahwa search engine seperti google ini memiliki sebuah sistem yang seringkali di sebut Robot atau Bot saja yang senang melakukan crawling di dunia maya. Salah satu bot yang populer adalah Googlebot. Sebuah sistem crawler milik search engine google.

Crawling adalah proses penelusuran secara menyeluruh terhadap semua website yang ada di Internet. Crawling ini dilakukan oleh bot tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait sebuah website.

Sebagai crawler, google bot ini kemudian melakukan analisa dan penjelajahan dari satu website ke website yang lain yang ada di website tersebut melalui Link. Jika googlebot ini sudah melakukan tugasnya, maka secara otomatis sistem akan memperlihatkan urutan website yang masuk peringkat atas sesuai dengan index yang bot telah berikan.

Karena alasan ini, maka website yang memiiki banyak link yang berasal dari luar terutama link dari website lain yang populer akan membuatnya lebih direkomendasikan oleh bot ini. Semakin banyak backlink yang dimiliki website tersebut, akan semakin bagus pula peringkat web tersebut dalam hasil pencarian di google. Karena itulah backlink menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam penerapan SEO Off-Page ini.

Kesalahan yang sering dilakukan dalam Link Building

Perlu kamu tahu, dalam dunia SEO ada istilah Black Hat SEO atau menggunakan cara-cara yang dilarang untuk memaksimalkan performa website. Salah satu jenis Black Hat SEO yang sering dilakukan adalah membuat backlink dengan cara yang salah.

Dalam dunia website, ada sebagian orang yang ingin websitenya populer, tapi tidak mau bersusah payah untuk membuat artikel yang bagus dan berkualitas. Hal ini pun membawa mereka pada kesalahan dalam tata cara membuat backlink yang bagus ini.

Backlink seharusnya dibuat atas dasar kualitas artikel kita memang bagus dan bukan karena dipaksakan. Misalkan seperti ini, ada sebuah website yang membahas tentang cara memutihkan kulit. Lalu secara kebetulan website kita membahas tentang kosmetik untuk memutihkan kulit. Karena website yang pertama merasa bahwa kamu melakukan review yang bagus teradap kosmetik, kemudian dia membuat link dalam postingannya terkait memutihkan kulit tersebut ke website kamu yang membahas kosmetik pemutih kulit.

Karena relevansinya sama, maka hal inilah yang disebut backlink yang bagus dan berkualitas. Tapi seringkali ada orang yang malah membuat backlink meski tidak ada keterkaitan sama sekali diantara website yang dihubungkan oleh link tersebut. Hal seperti ini harus kamu hindari karena jika kamu memaksakan untuk membuatnya, hal ini melanggar TOS (terms of service) yang sudah ditetapkan oleh mesin pencari terutama Google.

Backlink yang bagus memiliki relevansi diantara konten yang dihubungkan oleh link tersebut. Hal ini harus dilakukan secara manual dan sesuai dengan kesadaran, bukan dengan menggunakan bot atau software yang bisa membuat backlink secara otomatis.

Jenis Backlink Yang tidak disukai oleh Search Engine

Jenis Backlink Yang tidak disukai oleh Search Engine

Selain hal yang kami bahas di paragraf sebelumnya, ada jenis backlink yang tidak diijinkan oleh search engine seperti google. Silahkan cek daftar di bawah ini ;

1. Melakukan barter link
Barter link atau saling tukar menukar link antar website merupakan salah satu hal yang sangat dilarang oleh search engine seperti google. Dulu mungkin google belum segalak hari ini. Tapi jika kamu melakukannya saat ini, hal ini akan beresiko ditutupnya akun kamu secara sepihak oleh google.

2. Membeli Backlink atau menggunakan layanan jasa backlink untuk meningkatkan performa web
Mendapatkan link dengan membelinya atau menggunakan jasa pembuatan backlink untuk mengkatkan perfoma web kamu merupakan hal yang sangat tidak di rekomendasikan oleh mesin pencari seperti Google, ada kemungkinan jika akun kamu akan di banned. Tentunya hal ini akan sangat merugikan bagi kamu yang mengalaminya.

3. Membuat Link Spam otomatis
Link spam otomatis adalah link yang muncul ketika seseorang memasukkan kata kunci yang behubungan dengan website kamu. Link spam seperti ini sangat tidak direkomendasikan untuk kamu yang baru memulai bisnis di ranah pengembangan website seperti ini.

4. Melakukan komentar di website lain
Cara ini populer beberapa tahun silam. Tapi ditunjang oleh algoritma googleBot saat ini ada kemungkinan kalau cara satu ini udah tidak efektif lagi untuk membangun sebuah web menjadi lebih baik di hasil pencarian search engine seperti google.

5. Memakai software bot.
Sekarang ini banyak tersedia tool/software yang biasa digunakan untuk mendapatkan link, tetapi percayalah bahwa link yang akan didapat adalah link berkualitas rendah

6. Private Blog Network.
Saat ini banyak sekali domain yang kadaluarsa, dan itu dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk menjadikan domain tersebut menjadi PBN
Apa itu PBN ? PBN adalah sekumpulan blog yang dimiliki oleh seseorang yang hanya digunakan untuk menanam backlink ke money site

Baca lebih jauh tentang moneysite
Baca lebih jauh tentang bahaya menggunakan Private Blog Network

7. Spam
Semakin lama Mesin pencari semakin pintar, jadi menggunakan teknik spamming akan memberikan efek negative terhadap websitemu.

Link yang didapat dengan cara tersebut di atas biasanya memiliki kualitas yang tidak terlalu bagus dan cenderung asal-asalan karena relevansi, bobot, dan tema antar web yang dihubungkan juga tidak sesuai. Jauhi cara seperti ini untuk menghindari terjadinya pemblokiran akun oleh search Engine seperti Google.

Kaitan antara konten dengan backlink yang harus kamu tahu

Perlu kamu tahu, dalam dunia SEO atau optimasi mesin pencari, ada dua jenis SEO yang harus kamu kuasai yakni On-Page SEO dan SEO Off-Page. Seperti telah dibahas pada poin sebelumnya, Konten merupakan bagian dari On-Page SEO yang mencakup artikel, keyword dan niche. Sedangkan backlink adalah bagian dari SEO Off-Page.

Menurut sebuah kutipan arti backlink dari salah satu search engine populer BING, sebuah website akan mendapatkan link otomatis yang menjurus pada didapatkannya backlink, apabila website tersebut memang memiliki kualitas artikel atau konten yang bagus dan bisa dijadikan referensi terpercaya oleh website yang lain.

Menaggapi hal ini bisa dibilang konten dan backlink merupakan hal yang saling berkesinambungan. Konten marketing seperti ini merupakan salah satu sumber terbaik kamu dalam medapatkan backlink berkualitas.

Link Building di Jejaring Sosial

Link Building di Jejaring Sosial
Banyak yang masih ragu akan fungsi media sosial terhadap sebuah website. Jika melihat dari jumlah pengguna yang ada saat ini, tentunya membangun popularitas website melalui jejaring sosial adalah hal yang sangat bagus dan sangat direkomendasikan untuk kamu.

Meskipun penyebaran informasi melalui media sosial tidak ada kaitannya sama sekali dengan SEO, kami tidak bisa memungkiri bahwa penyebaran konten melalui media sosial ini merupakan salah satu cara terbaik yang harus kamu coba praktikkan. Terlebih jika kemudian kamu membagikan postingan yang menarik dan para pengguna media sosial ini membagikannya kembali. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi popularitas website kamu.

Nah, bagi kamu yang ingin belajar lebih lanjut tentang pemasaran media social, kami sudah menyediakan sebuah artikel untuk membantumu:
1. 14 Teknik promosi konten yang benar
2. 14 Teknik SEO (on-page dan off-page)

Faktor yang Mempengaruhi Ranking SEO Off-Page

Sebagaimana kita ketahui, SEO Off-Page merupakan permainan popularitas website yang dibutuhkan keterampilan dan keahlian yang sudah terlatih dalam melakukan optimasinya. Tentu untuk menentukan tingkat popularitas suatu website, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu

1. Kualitas Backlink
Kualitas backlink akan memberikan pengaruh yang sangat besar. Ada beberapa faktor penentu kualitas baclink, diantaranya adalah reputasi, keaktifan, kesamaan topik, penempatan backlink dalam website, do follof dan no follow, kesamaan bahasa, dan umur baclink dalan sebuah wesite. Penempatan baclink juga akan mempengaruhi kualitas suatu web, baclink yang baik ditempatkan dalam teks atau dikenal juga dengan istilah contextual link.

2. Anchor Text
Anchor text yang digunakan dalam link akan dibaca oleh mesin pencari menjadi kata kunci. Website akan memiliki nilai plus atau poin ekstra dalam teks sebagai anchor. Namun, penggunaan anchor yang berulang-ulang dan sama juga bisa memberikan dampak negatif karena jika terdapat 2 link menuju website dalam 1 halaman dengan dua anchor yang berbeda, google akan menggunakan anchor pertama.

3. Jumlah Backlink
Prinsipnya, semakin banyak backlink yang digunakan, maka semakin baik kualitas web nya. Namun, tentu saja kualitas harus berjalan/sesuai dengan kuantitas. Jika kamu hanya mendapat backlink dari website yang tidak memiliki atau bahkan tidak ada sama sekali reputasi, sama tidak akan memberikan efek apa-apal.

4. Keragaman Backlink
Terlalu banyak menggunakan jenis backlink seperti blog comment, profile, bio, widget, dan lain-lain tentu tidak akan memberikan efek optimal. Akan sangat menguntungkan jika kamu mendapatkan backlink secara alami.

5. Reputasi Sosial
Jangan sampai anda mendapat komentar negatif dari orang lain karena google akan secara otomatis memahami komentar yang berbau negatif atau suatu hal yang sentimen. Sebaliknya, komentar positif akan mendatangkan hal reputasi sosial yang positif juga.

6. Aktivitas Sosial
Website yang aktif dalam media sosial merupakan website yang akan menjadi populer bahkan sudah populer. Suatu aktivitas sosial website dapat diukur dengan berapa banyak jumlah postingan yang disebarkan/share ke media sosial tanpa adanya sentiment/hal-hal yang berbau negatif.

7. Faktor Personal
Semenjak google menerapkan fitur personalized search, maka hasil pencarian keyword yang sama bisa berbeda untuk setiap akun google, hal ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pernah-tidaknya pengguna mengunjungi website, tingkat kepuasan pengguna, negara, bahasa, dan apakah website tersebut pernah di-share atau tidak.

Sebenarnya, mesin pencari/search engine tidak pernah mengeluarkan daftar resmi mengenai faktor-faktor peringkat yang telah dijelaskan diatas. Faktor-faktor tersebut didapatkan secara empiris hasil dari beberapa riset dan pengalaman.

Kesimpulan

Dari beberapa penjelasan singkat yang kami berikan di atas, pastinya kamu tahu ada beberapa alasan kenapa sebuah website bisa menempati halaman pertama dalam hasil pencarian di google dari sudut pandang SEO Off-Page. Faktor SEO Off-Page inilah yang seringkali menjadi alasan utama mesin pencari untuk menjadikan sebuah website berada dihalaman pertama.

Kualitas backlink yang berkualitas dengan didukung oleh reputasi website yang bagus, aktif dalam melakukan update dan relevansi dari link dan isi artikel atau konten yang dimiliki web tersebut. Selain kualitas ini, Jumlah backlink juga menjadi salah satu pemicunya. Semakin banyak backlink berkualitas yang dimiliki, semakin bagus juga posisi sebuah web dalam pencarian.

Selain hal itu dengan jenis backlink yang beragam akan membuat website kamu lebih diutamakan oleh mesin pencari seperti google. Apalagi jika website tersebut juga memiliki reputasi yang baik di media sosial dan terbilang aktif dengan baik di dalamnya.

Inilah beberapa informasi penting yang bisa kami sampaikan terkait bagaimana sebuah website bisa memiliki posisi teratas dalam pencarian di search engine dengan memaksimalkan SEO Off-Page. Pastikan kamu memiliki pengetahuan yang baik mengenai SEO ini untuk memaksimalkan performa website kamu, khususnya bagi kamu yang memonetisasi website nya. Semoga bermanfaat.

Baca panduan selanjutnya agar kamu lebih paham tentang seo..

1. Dasar SEO5. Off Page SEO
2. On-Page SEO6. Link Building
3. Riset Keyword7. Menilai Kinerja SEO
4. Content Marketing
Kategori SEO